Rabu, 09 November 2011

golongan darah AB

Golongan darah AB
Pola makan pemilik golongan darah AB merupakan paduan dari pola makan
golongan darah A dan B. Batasi makan daging sapi atau makanlah sedikitsedikit
tapi sering. Ayam dan daging unggas lainnya, seperti bebek dan puyuh,
harus dihindari, karena kaya lektin, yang dapat mengganggu sistem pencernaan.
Demikian pula dengan daging olahan, seperti daging asap, sosis, corned beef.
Hidangan laut disarankan sebagai menu utama hidangan Anda. Hampir
semua hasil laut cocok bagi golongan darah AB. Anda hanya perlu hati-hati
terhadap kepiting, lobster, udang, cumi-cumi, ikan ekor kuning, belut, teri, kodok.
Namun bila tubuh Anda tidak bereaksi negatif, misalnya mengalami gangguan
pencernaan atau keluar banyak lendir, Anda bisa mengkonsumsinya sebanyak
Anda suka. Reaksi ini bisa tidak muncul, karena sebagai bangsa bahari, kita
biasa menyantap hasil laut.
Sinus, infeksi telinga, dan gangguan saluran napas merupakan gangguan
kesehatan yang paling umum diderita pemiliki golongan darah AB. Sebab secara
alami tubuh mereka memproduksi lebih banyak lendir. Telur merupakan sumber
protein terbaik, kecuali telur bebek. Susu dan produk susu, seperti susu bubuk
kalengan, susu cair olahan, susu kental manis, keju, termasuk yang harus
dihindari. Susu fermentasi lebih disarankan, seperti yogurt dan kefir, karena
produk pracerna (predigested) ini tidak memberatkan sistem pencernaan pemilik
golongan darah AB.
Sama seperti golongan darah lainnya, bagi pemilik golongan darah AB
paling disarankan menggunakan minyak zaitun daripada minyak goreng jenis
lain. Namun karena sifatnya yang mudah rusak, minyak zaitun paling baik jika
digunakan sebagai minyak salad, bukan untuk memasak, sekalipun itu hanya
untuk menumis. Untuk menggoreng atau menumis disarankan menggunakan
minyak kanola, minyak kedelai, atau minyak kacang tanah. Batasi minyak
kelapa, minyak jagung, minyak wijen, minyak biji bunga matahari.
Bagi golongan darah AB, semua jenis kacang-kacangan (nuts) dan bijibijian
(seeds) berisiko mengganggu, karena umumnya berlimpah kandungan
lektin. Namun kacang tanah memperkuat sistem kekebalan tubuh. Karena itu,
kacang-kacangan dan biji-bijian sebaiknya dikonsumsi sedikit-sedikit, sambil
diamati reaksinya. Jika bereaksi negatif, hentikan sementara. Jika tidak,
makanlah seperti selama ini Anda memakannya. Yang paling perlu diwaspadai
adalah wijen dan minyak wijen, karena mudah menimbulkan gangguan pada
golongan darah AB.
Sama seperti kacang-kacangan dan biji-bijian, polong-polongan pun
dilematis bagi pemilik golongan darah AB. Di satu sisi miju-miju (lentil) kaya
senyawa sehat antikanker, di sisi lain kacang merah memperlambat laju
produksi insulin, sehingga meningkatkan risiko diabetes. Untuk itu, hati-hati
mengkonsumsi polong-polongan, kecuali kedelai serta hasil olahannya seperti
tempe, tahu, dan susu kedelai. Batasi konsumsi tepung terigu dan makanan
olahannya, seperti roti, cake, kue, pasta. Jagung harus dhindari, karena memacu
produksi lendir. Ganti makanan dari terigu dengan makanan dari beras, tepung
beras, havermut (oats).
Pemilik golongan darah AB umumnya memiliki kekebalan tubuh rendah.
Semua jenis sayuran pada umumnya bebas dikonsumsi. Namun waspadai
sayuran berikut, karena berpeluang memicu gangguan: taoge, jamur, radis.
Anda dibolehkan mengkonsumsi semua jenis buah-buahan, terutama buah
pembentuk basa, seperti anggur, stroberi, plum. Hanya saja, lebih berhati-hatilah
mengkonsumsi jeruk karena dapat mengakibatkan iritasi lambung dan pisang
yang kaya lektin yang memacu produksi lendir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar